Perjalanan mobil tangki ke SPBU Obano hingga 12 jam

General Manager Pemasaran Ritel BBM Pertamina Wilayah 8 Zibali Hisbul Masih mengatakan, dari hasil evaluasi Pertamina, faktor yang paling berpengaruh terhadap distribusi BBM ke pelosok adalah faktor geografis yang membutuhkan pengadaan dan perbaikan infrastruktur dan stok BBM.

“Menurut informasi kepala terminal BBM kami, setidaknya butuh 12 jam mobil tangki hingga bisa tiba disini, pakai kendaraan yang baik saja kami tadi mesti ditarik, jadi kami harapkan bantuan masyarakat di sini untuk dapat membantu kelancaran distribusi, dan pemerintah kabupaten bisa turut mengawal dan membantu perbaikan infrastruktur jalan,” ujar Jibali usai peresmian SPBU Kompak di Obano, Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Rabu (9/5/2017).

Infrastruktur jalan yang dilewati mobil tangki untuk tiba ke Obano melalui jalan Idakebo-Keniyapa yang melewati Obano. Yang menjadi penghambat utama ada di jalan rusak sekitar tanjakan Ogiyai Dimi (Gunung Ogiyai). Serta tiga jembatan dalan kondisi rusak, yaitu jembatan Wani di Idakebo, jembatan Edege di Kampung Pau, dan jembatan Koto di Kotomoma-Obano.

Yohosua Ria, staf ahli Bupati Paniai bidang pemerintahan yang turut membuka acara peresmian  berjanji akan melengkapi sarana transportasi, khususnya jalan.

“Terkait jalan (dari Idakebo ke Obano) yang masih rusak sekitar 3 km itu akan kita prioritaskan untuk pembenahan supaya penyaluran ke sini berjalan lancar,” kata dia.

Yohosua melihat SPBU Obano akan menjadi barometer khususnya di Paniai Barat agar menjadi contoh pengembangan selanjutnya.

 

sumber : http://tabloidjubi.com

By | 2017-11-15T16:15:47+00:00 November 15th, 2017|Tak Berkategori|0 Comments